THE FULLFILL OF COVENANT 2 – PENGGENAPAN PERJANJIAN SEMPURNA DI DALAM YESUS KRISTUS, EKSPOSISI SURAT 1 YOHANES

Ringkasan khotbah Pdt. Bindargo, M.Th

Minggu, 14 Mei 2023

Kesempatan hari ini kita akan belajar tentang 5 hal penggepanan perjanjian di dalam Yesus Kristus menurut eksposisi surat 1 Yohanes.

1. MANUSIA MEMPEROLEH PENGAMPUNAN DOSA

I Yohanes 1:7b “dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.”

I Yohanes 3:5 “Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.”

Sebaik apapun kehidupan kita, kesalehan kita, kesucian manusia tidak bisa mencapai standard kekudusan Allah. Semua manusia lahir dengan membawa dosa warisan Adam dan Hawa, jadi…. sehebat apapun seseorang ia tidak akan mampu untuk menyucikan dirinya sendiri. Dosa membuat manusia berada di bawah kutuk, di murkai Allah, diperbudak iblis –  manusia di bawah kendali iblis.

Sebagai bangsa pilihan hanya orang Yahudi yang memiliki hak istimewa, di luar Yahudi adalah bangsa kafir, bangsa yang tidak memiliki pengharapan. Namun ketika Yesus mati dan bangkit, Yesus memperdamaikan manusia dengan Allah. Hubungan manusia dengan Allah dipulihkan ketika secara personal seseorang bertobat – mengakui dosa, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Dengan demikian, maka secara Rohani kita menjadi umat pilihan Allah.

Menerima pengampunan dosa adalah pengalaman yang mutlak dialami seseorang sebelum ia menikmati keubahan/menikmati penggenapan janji-janji Allah

2. MANUSIA MENANG DARI IBLIS

I Yohanes 3:8 “barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.”

I Yohanes 5:18 “Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.”

Kuasa Yesus jauh lebih besar dari kuasa kegelapan. Tuhan berkuasa memberikan perlindungan, sehingga kita selalu menang dari kuasa iblis. Orang percaya tidak bisa digendam – di pelet – di guna-gunai. Orang percaya adalah orang-orang yang PD karena terlindungi dari hal-hal yang jahat.

Menang dari iblis tidak hanya berbicara tentang menang terhadap persaingan yang tidak sehat – baik dalam kehidupan keseharian di masyarakat maupun dalam dunia kerja, terlepas dari tipu daya kuasa gelap, tetapi juga menerima pertolongan kesembuhan Ilahi.

Matius 9:32-33 “Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: “Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.”

Matius 12:22 “Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat.”

Matius 17:15 “katanya: “Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.”

Lukas 13:11 “Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.”

Matius 4:24 “Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.”

Penyakit datang tidak hanya karena sistem metabolisme tubuh terganggu/tidak seimbang – melainkan juga bisa disebabkan karena campur tangan kuasa gelap. Ayat-ayat di atas menunjukkan bahwa ada penyakit yang disebabkan oleh kuasa setan. Karena disebabkan oleh kuasa gelap, maka kesembuhan hanya bisa terjadi ketika dilayani secara rohani – konseling. Kebebasan dan mujizat akan terjadi ketika ada pengakuan dan permohonan ampun, yang disampaikan kepada Tuhan. Langkah-langkah ini adalah hal yang harus dimengerti oleh pelayan/hamba Tuhan.

Kuasa darah Kristus mampu menyembuhkan dan memulihkan berbagai sakit penyakit, baik medis maupun non medis. Penggenapan perjanjian sempurna, menyembuhkan berbagai penyakit. Kita sangat berharga, penggenapan perjanjian diberikan secara luarbiasa. Yesus mati dan bangkit, memberikan kemenangan.

3. MANUSIA HIDUP LEBIH SEJAHTERA DI BUMI DAN MEMULIAKAN TUHAN

1 Yohanes 3:21-22 “Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”

Ikut Tuhan pasti menikmati hidup lebih baik di kemudian hari. Apa saja yang kita minta, akan diberikan Tuhan – dengan syarat hidup dalam ketaatan – praktek Firman Allah dalam keseharian, melakukan hal yang berkenan di hadapan Allah. Hidup akan lebih sejahtera dan memuliakan Tuhan jika kita terus berkomitmen hidup di dalam Dia.

1 Yohanes 3:17-18 “Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan

Kita adalah saluran, jika berkat tidak dilalurkan maka kita akan menjadi sakit, obesitas. Oleh karenanya setelah kita diberkati mari mempermuliakan nama Tuhan melalui berkat yang kita terima. Namun, kita harus memberi dengan hikmat – memiliki roh penimbang sehingga berkat yang ditaburkan tepat sasaran. Semakin diberkati tetap memiliki waktu dengan Tuhan dan tetap menjadi saluran berkat bagi orang lain. Kita pasti bisa melakukannya dengan pertolongan Roh Kudus.

4. MANUSIA DIBERI ROH KUDUS

1 Yohanes 4:4 “Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.”

Setelah ditinggali Roh Kudus, hidup harus berubah dan berbuah. Pekerjaan Roh Kudus adalah mengatasi kejahatan dalam dunia (tantangan, masalah, cobaan, aniaya, kelemahan) menolong mengatasi dan memberi kemenangan. Pemulihan segala sesuatau  berbicara tentang bagaimana kehidupan ke depan dan Roh Kudus hadir untuk memberikan kemenangan. Mari memaksimalkan waktu, hidup lebih baik, hormati Tuhan, beribadah dengan kerinduan, melayani dan menyenangkan hati Tuhan. Untuk bisa menjadi pribadi yang kuat/tahan banting, kita memerlukan Roh Kudus.

5. MANUSIA DIBERI HIDUP KEKAL

1 Yohanes 5:11-12 “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.”

Jaminan Allah tidak hanya diberikan ketika kita masih hidup di bumi. JaminanNya bersifat kekal. Ketika waktu kita di bumi ini telah berakhir, maka kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan. Ada kehidupan kekal yang Tuhan sediakan bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya.

Mari memiliki hidup yang berkenan, membuka hati bagi Roh Kudus, dan terus menghargai pengorbananNya yang sempurna. Tuhan Yesus memberkati