Bahan Sharing Minggu 2, Oktober 2022
Pakaian yang Terbaik
(Lukas 15:11-32)
Ingatlah, saat perjumpaan kita dengan sang Mempelai, kita akan mengenakan pakaian yang terbaik.
Belajar dari karakter “Manusia lama” si Sulung dan si Bungsu, ada prinsip/nilai yang diperoleh:
Manusia lama Sangat perasa
- Merasa berhak (:12,29) pikirannya egois dan menuntut
- Merasa terpenjara (:13) berpikir, ingin “pergi”
- Merasa mampu (:14) sikapnya menjauh dari Tuhan
- Merasa superior (:28,30) berpikir, berhak untuk marah
Akibatnya: Mengalami penderitaan, “ditinggalkan” dan hilang sukacita.
Restorasi terjadi saat si bungsu “dikenakan” jubah yang terbaik.
Si Bungsu gambaran seorang anak yang “sejati” menunjukkan perubahan karakter yang sungguh-sungguh.
Manusia baru, sehat secara Rohani
-17, ia merenung.
-18-19, sadar akan keberdosaannya.
-18-19, buat komitmen.
-20, eksekusi komitmen.
-21, mengakui dosanya.
Pesan:
Mendekatlah kepada Bapa, karena saat kita dekat kepada Bapa, kita sadar akan dosa dan “jubah terbaik” Bapa sudah siapkan.
Sharingkan
- Refleksikan diri anda, apakah 4 sifat manusia lama masih ada? Bagaimana anda mengatasinya?
- Bagaimana GAYA HIDUP yang SEHAT secara Rohani, bisa menjadi “pakaian” anda, dan nyatakan komitmen anda agar menjadi “pakaian yang terbaik” dalam hidup anda.
Selamat ber-CG dan Tuhan Yesus Memberkati.
Shalom.
Tim Pastoral.